Daun sirsak mengandung bahan aktif annonain dan resin.
Pestisida nabati daun sirsak efektif mengendalikan hama Thrips. Jika ditambahkan daun tembakau, maka daun sirsak akan efektif
mengendalikan hama belalang dan ulat. Sedangkan jika ditambahkan jeringau dan
bawang putih akan efektif mengendalikan hama wereng coklat.
Rimpang
jeringau mengandung bahan aktif arosone, kalomenol, kalomen, kalameone, metil
eugenol yang jika dikombinasi dengan bahan aktif daun sirsak akan efektif
mengendalikan hama wereng.
Sedangkan tembakau mengandung bahan aktif nikotin
yang jika dikombinasi dengan bahan aktif yang terkandung dalam daun sirsak akan
efektf mengendalikan hama ulat dan belalang.
Cara pembuatan pestisida nabati daun sirsak sebagai
pengendali hama trips :
- Tumbuk 100 lembar daun sirsak
- Rendam dalam 5 liter air dan tambahkan 15 gr detergen
- Diamkan sehari semalam
- Saring larutan tersebut dengan kain
- Encerkan setiap liter larutan dalam 10 liter air
- Larutan semprot siap digunakan
Cara pembuatan pestisida nabati daun sirsak + jeringau +
bawang putih untuk mengendalikan hama wereng coklat :
- Tumbuk halus segenggam daun sirsak, segenggam jeringau
dan 20 siung bawang putih
- Rendam bahan-bahan tersebut dengan 20 liter air yang
telah ditambahkan 20 gr detergen selama 2 hari.
- Saring larutan tersebut dengan kain
- Larutan tersebut siap digunakan
Cara pembuatan pestisida nabati daun sirsak + daun
tembakau untuk mengendalikan hama belalang dan ulat :
- 50 lembar daun sirsak dan segenggam daun tembakau
ditumbuk sampai halus
- Rendam bahan–bahan tersebut dalam 20 lt air yang telah
diberi 20 gr detergen selama semalam
Silakan dicoba...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar