Pemuda
Indonesia, engkau pahlawan dalam hatiku. Demikian ungkapan bung hatta dalam
satu pidatonya yang terkenal bertajuk Fajar menyingsing. Di depan massa dalam
pembukaan rapat besar di Lapangan Ikada, Jakarta Tanggal 11 September 1944,
secara khusus Bung Hatta menyoroti betapa peran pemuda sebagai harapan Bangsa.
“Saya percaya akan kebulatan hati pemuda Indonesia, yang percaya akan
kesanggupannya berjuang dan menderita (Kompas, 2009).
Sesaat
setelah melihat kembali tulisan ini dalam sebuah harian di Makassar (meskipun
telah usang sebagai pembungkus kain), gemuruh semangat muda kembali memuncak. Sulit
kembali menemukan sosok penyemangat sepertinya. Ada kekhasan dalam susunan kalimatnya.
Terdapat ide dan makna yang pantas untuk diinterpretasikan dan
diimplementasikan menjadi sebuah gerakan perubahan oleh generasi muda dimasa
sekarang ini.